Layanan Surat Online

Program Studi Hukum Pidana dan Tata Negara Islam

Sejarah Singkat

Secara historis dapat dikemukakan bahwa embrio kajian hukum pidana Islam (Jinayah) di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta (dahulu-pra tahun 2002-IAIN Jakarta) telah dimulai sejak tahun 1975, yakni dengan dibukanya Qismul Mu’amalat (Jurusan Muamalat), menyusul Qismul Qadha’ (Jurusan Peradilan Agama) yang terlebih dahulu ada. Pada tahun 1985 Jurusan ini dikembangkan area kajiannya dengan menambahkan kajian hukum pidana sehingga berubah nomenklaturnya menjadi Jurusan Muamalah Jinayah (Perdata dan Pidana Islam).

Kemudian, dalam perkembangannya, pada tahun 1995 Jurusan Muamalah Jinayah (Perdata dan Pidana Islam) dikembangkan menjadi 2 (dua) Jurusan, yaitu Jurusan Jinayah Siyasah yang berfokus pada pengembangan kajian ilmu hukum pidana dan tatanegara/politik Islam dan Jurusan Muamalah yang berkonsentrasi pada pengembangan kajian ilmu ekonomi Islam.

Pada tahun 1999, Direktorat Binbaga Islam Departemen Agama RI melakukan penataan perizinan Jurusan/Program Studi di lingkungan PTAIN. Atas dasar kebijakan tersebut, dikeluarkan SK Dirjen Binbaga Islam Departemen Agama RI Nomor: E/48/99, yang dikenal dengan istilah “SK pemutihan”, yang menetapkan penyelenggaraan Jurusan dan Program Studi pada IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Atas dasar SK inilah digunakan nomenklatur Jurusan Jinayah Siyasah, suatu Jurusan yang ada di Fakultas Syariah pada saat itu.

           Pada tahun 2000, Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta menindaklanjuti SK Dirjen Binbaga Islam itu dengan mengeluarkan SK Rektor No. 30 Tahun 2000, yang menetapkan penyelenggaraan Jurusan dan Program Studi pada Fakultas-Fakultas di lingkungan IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Melalui SK Rektor ini kemudian ditetapkan nomenklatur Jurusan Jinayah Siyasah (Pidana-Tata Negara). Melalui SK Rektor itu pula, terbentuklah 2 (dua) Konsentrasi pada Jurusan Jinayah Siyasah (Pidana-Tata Negara), yaitu Konsentrasi Pidana Islam dan Konsentrasi Tata Negara.

Pada tahun 2007, berdasarkan Hasil Rapat Senat Fakultas Syariah dan Hukum pada 13 Juni 2007, Program Studi ini sedikit disempurnakan namanya menjadi menjadi Program Studi Jinayah Siyasah (Kepidanaan dan Ketatanegaraan Islam) dengan tetap memiliki 2 (dua) Konsentrasi dengan sedikit perubahan nama, yaitu Konsentrasi Kepidanaan Islam (Jinayah Syar’iyyah) dan Konsentrasi Ketatanegaraan Islam (Siyasah Syar’iyyah).

Dalam perkembangan terakhir, di lingkungan perguruan tinggi agama Islam (PTAI), terkait pengembangan Program Studi, lahirlah Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 36 Tahun 2009 tentang Penetapan Pembidangan Ilmu dan Gelar Akademik di Lingkungan Perguruan Tinggi Agama. PMA ini kemudian ditindaklanjuti dengan Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Islam No. 1429 Tahun 2012 tentang Penataan Program Studi di Perguruan Tinggi Agama Islam Tahun 2012. Kedua peraturan perundang-undangan ini sangat penting untuk dirujuk ketika melakukan pendirian dan pengembangan Program Studi di lingkungan PTAI.

Dalam rangka menindaklanjuti kedua peraturan perundang-undangan ini, Program Studi Jinayah Siyasah Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melakukan restrukturisasi menjadi 2 (dua) Program Studi, yaitu (1) Program Studi Hukum Pidana Islam (Jinayah) dan (2) Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah).


Visi, Misi dan Tujuan

Visi Program Studi ialah:

Terwujudnya Program Studi Hukum Pidana dan Tata Negara Islam sebagai Program Studi yang unggul, handal dan terdepan dalam Pengkajian, Pengembangan, Pengintegrasian dan Penerapan Ilmu Hukum Pidana dan Ilmu Ketatanegaraan yang berorientasi Keislaman, Kemanusiaan dan Keindonesiaan

Misi Program Studi ialah:

  1. Melaksanakan pendidikan dan pengajaran yang integratif dalam ilmu-ilmu Syariah, khususnya bidang hukum pidana dan ketatanegaraan, baik yang bersifat teoritis maupun praktis.
  2. Mengembangkan dan menerapkan ilmu-ilmu Syariah, khususnya bidang hukum pidana dan ketatanegaraan, yang berbasis penelitian.
  3. Menghasilkan sarjana yang memiliki kompetensi keilmuan Syariah khususnya bidang hukum pidana dan ketatanegaraan.
  4. Memberikan landasan moral dan akhlak yang terpuji bagi pengembangan dan praksis ilmu-ilmu Syariah, khususnya bidang hukum pidana dan ketatanegaraan, dalam kehidupan masyarakat
  5. Membina dan mengembangkan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan, kebenaran, keadilan, kejujuran, dan kesetaraan, dengan tetap kritis, kreatif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan sosial, baik dalam skala lokal, nasional maupun global.
  6. Menyelenggarakan manajemen modern Program Studi yang berorientasi pada kualitas, transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas.
  7. Menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan lembaga-lembaga pemerintah dan non-pemerintah, baik dalam maupun luar negeri.
  8. Memberikan perhatian serius terhadap upaya implementasi Syariah Islam, khususnya bidang hukum pidana dan ketatanegaraan, dalam konteks keindonesiaan sekaligus kemodernan.

Tujuan Program Studi ialah:

  1. Menyiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kecerdasan dan kemampuan akademik dan/atau profesional di bidang ilmu hukum pidana Islam dan ilmu ketatanegaraan Islam; dan
  2. Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan di bidang hukum pidana Islam dan ketatanegaraan Islam serta mampu mengupayakannya untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dan memperkaya kebudayaan nasional.

 

Konsentrasi Studi

Program Studi Hukum Pidana dan Tata Negara Islam memiliki 2 (dua) Konsentrasi Studi, yaitu:

  1. Konsentrasi Kepidanaan Islam
  2. Konsentrasi Ketatanegaraan Islam

GELAR AKADEMIK

Lulusan Program Studi Hukum Pidana dan Tata Negara Islam akan memperoleh gelar Sarjana Syariah (S.Sy)

PERINGKAT AKREDITASI

Peringkat (Nilai) Akreditasi    : Peringkat A

No. SK BAN-PT                  : 010/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VII/2011

Masa Berlaku Akreditasi         : 8 Juli 2011 s.d 8 Juli 2016


Dosen (Tenaga Pengajar)

Sebagian besar dosen (tenaga pengajar) memiliki kualifikasi pendidikan S-2 dan S-3 dalam berbagai disiplin ilmu, baik dari perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri. Diantara mereka ialah :

Prof. Dr. H.Muhammad. Amin Suma, SH. MA. MM.  

Prof. Dr. H. Hasanuddin AF, MA.                               

Prof. Dr. Hj. Huzaemah Tahido Yanggo, MA.              

Prof. Dr. H. M. Atho’ Mudzhar, MSPD.                     

Prof. Dr. H. Fathurrahman Djamil, MA.                      

Prof. Dr. H. Masykuri Abdillah.                                   

Prof. Dr.H.Ahmad Sutarmadi.                                     

Prof. Dr. Hj. Amani B. Lubis, MA.                             

Prof. Dr. H.M.Tahir Azhari, SH.                                 

Prof. Dr. H.Abduh Malik                                              

Prof. Dr.Hj. Zaitunah Subhan, MA.

Dr. H. Abdurrahman Dahlan, MA.                            

Dr. H. Rumadi, MA

Dr. H. Supriyadi Ahmad, MA

Asep Saepuddin Jahar, MA. Ph.D

Dr. Euis Amalia, MA

Dr. H.M. Taufiki, M.Ag.

Dr. Umar Al-Haddad, M.Ag

Dr. H. Yayan Sopyan, M.Ag

Dr. Hj. Isnawati Rais, MA.

Dr. Syahrul A’dam,M.Ag

Dr. Hj. Mesraini, M.Ag

Prof. Dr.H.Yunasril Ali, M.A                                       

Dr. Muhammad Ali, M.A

Dr. H. Ahmad Mukri Aji, MA.                                    

Dr. H. Fuad Thohari, M.Ag.

Dr. Jaenal Aripin, M.Ag.                                              

Dr. Abdul Halim, MA          

J.M. Muslimin, MA. Ph.D                                           

Dr. H.Maulana Hasanuddin, M.Ag.

Dr. Asmawi, M.Ag                                                      

Dr. H.Asrorun Ni’am, M.Ag.

M. Arskal Salim, MA, Ph.D   .                                    

Dr. H. A. Muhaimin Zein, M.Ag

Dr. H. Mujar Ibnu Syarif, M.Ag.                              

Dr. Alimin, M.Ag

Dr.H.M.Nurul Irfan, M.A                                         

Dr. H. Anwar Abbas, MM., M.Ag.

Dr. Muhammad Masyhuri Na’im, MA.                         

Euis Nurlailawati, MA.,Ph.D

Dr. A. Sudirman Abbas, MA.                                      

Dr. Djawahir Hiejazziey, SH, MA

Dr. Mamat Salamat Burhanuddin, MA.                       

Dr.H.Ahmad Tholabi Kharlie, M.A

Dr. Burhanuddin, SH, MH                             .                     .

PELUANG KARIR/PROFESI

Bagi lulusan Program Studi Hukum Pidana dan Tata Negara Islam  terbuka sejumlah peluang karir/profesi, antara lain:

- Hakim (Peradilan Agama/Mahkamah Syariah/Peradilan Umum)

- Panitera (Peradilan Agama/Peradilan Umum)

- Juru Sita (Peradilan Agama/Peradilan Umum)

- Jaksa (Kejaksaan Agung RI)

- Pejabat Dinas Konsuler Luar Negeri (Kementerian Luar Negeri)

- Advokat/Pengacara

- Legal Officer di Perusahaan-perusahaan swasta

- Tenaga Fungsional/Administrasi di berbagai kementerian/lembaga pemerintahan/lembaga negara

- Konsultan Syariah/Hukum Islam

- Akademisi/Dosen

 
Panduan Akademik
Download Buku-buku Pedoman Akademik
Feedback
Beasiswa
Peluang Karir