Layanan Surat Online
Perpustakaan & AIS
Jurnal Ahkam
Jurnal Iqtishad
Jurnal Adalah
Warta Syariah
Download Warta Syariah
Prodi Muamalat FSH

In order to view this page you need Flash Player 9+ support!

Get Adobe Flash player

21 Mahasiswa FSH Lolos Program Double Degree

Sebanyak 21 Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum lolos dalam seleksi program double degree yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan gelar ganda ketika mereka lulus nanti. Daftar nama-nama yang lolos bisa dilihat melalui SK Kelulusan 

 

OPTIMALISASI AIS BAGI KARYAWAN, DOSEN DAN MAHASISWA

Kegiatan  akademik adalah ruh dari seluruh aktifitas perguruan tinggi yang didalamnya meliputi Tridharma yaitu pendidikan-pengajaran, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat, namun aspek yang juga tidak kalah penting di samping hal-hal yang bersifat substansi juga adalah terkait layanan akademik yang diberikan kepada para dosen dan mahasiswa. UIN melalui PUSTIPANDA sejatinya telah menciptakan sistem Academic Information System hanya saja penggunaannya terkadang kurang dimaksimalkan oleh penggunanya.

Demikian informasi yang berhasil dihimpun tim warta fsh dari kegiatan Workshop pelatihan optimalisasi penggunaan sistem informasi akademik (academic information system/ais) bagi peningkatan kinerja dosen, pengelola program studi,  dan karyawan yang diselenggarakan oleh Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bekerja sama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PUSTIPANDA) di Wisma Kopertais, Kamis, 10 Juli 2014.

Salah satu hal yang kurang dioptimalkan adalah monitoring perkuliahan mahasiswa yang selama ini belum berjalan. Dosen hanya menggunakan AIS ketika mereka menyetujui KRS mahasiswa maupun pemberian nilai. Oleh karena banyaknya fitur-fitur penting bagi dosen oleh karenanya perlu adanya sosialisasi dan pelatihan yang intensif bagi dosen. Di samping itu ada beberapa perubahan sistem dan menu yang disajikan membuat sosialisasi perlu diberikan secara bertahap dan sistematis untuk sampai pada suatu pemahaman yang komprehensif dalam optimalisasi penggunaan sistem ini.

Hadir sebagai pembicara antara lain Ibu Dr. Euis Amalia, MAg selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta dan tim developer dari Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data UIN Syarif Hidayatullah yang diketuai oleh Dr. Husni Teja Sukmana, MSc. Peserta dari acara ini mayoritas adalah dosen dan tenaga kependidikan dari FSH. 

 

FSH MEMILIKI 3 WAKIL DEKAN BARU

Gedung FSH, BERITA UIN Online- Bertempat di Meeting Room Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Senin (26/5/2014), Senat FSH memilih tiga wakil dekan (wadek) baru  masa bakti 2014-2018. Mereka yang terpilih adalah Dr Euis Amalai MAg, Dr Asmawi MH, dan Dr Asep Saepuddin Jahar, MA. Masing-masing sebagai wakil dekan bidang akademik, wakil dekan bidang administrasi umum dan wakil dekan bidang kemahasiswaan.

Pada pemilihan wadek yang dipimpim Dekan FSH Dr JM Muslimin MA ini, terdapat 6 calon. Yaitu, 3 calon yang terpilih dan 3 calon lain yang kalah dalam pemilihan. Mereka adalah Dr Nur Hasanah MA,  Arif Purkon, SAg, MA dan Dr Nurul Irfan MA.

Senat FDI menggelar pemilihan Wadek, karena pada Mei 2014 ini masa jabatan ketiga wadek sebelumnya telah habis.

Pada pemilihan wadek ini, Euis Amalia mendapat dukungan 23 suara dari 25 suara anggota senat yang hadir. Sedangkan Asmawi meraih dukungan sempurna, yaitu 25 suara. Sementara Asep mendapatkan 21 suara.

Menurut anggota senat FSH Azharuddin Latief, MA, MH, pemilhan wadek dilakukan secara paket  dan simultan, serta tertutup. Tiap anggota senat memilih  3 orang secara langsung dari tiga paket wadek.

Ia berharap, wadek yang terpilih dapat memajukan FSH dan melanjutkan tradisi akademik para pimpinan sebelumnya.

Sementara itu, Nur Hasanah mengaku legowo dan  mendukung para wadek terpilih. Ia pun mengapresiasi atas dukungan anggota senat atas dirinya, mesti tak terpilih. "Terima kasih Ustadz atas dukungannya," ujarnya kepada anggota senat. (Saifudin)

 

PROGRAM MENTORSHIP INDONESIA MENGGLOBAL

Setelah sukses dengan program mentorship perdana tahun lalu, Indonesia Mengglobal kembali menghadirkan Program Mentorship di tahun 2014 ini. Dalam program gratis ini kami memasangkan 30 orang calon mahasiswa (mentee) dengan mahasiswa atau alumni (mentor) dengan latar belakang yang sesuai dan telah berkomitmen memberikan masukan dan saran yang spesifik sesuai dengan latar belakang dan tujuan masing-masing mentee. 

Dalam waktu beberapa bulan ke depan, para mentee akan mengerjakan tugas secara online serta mendapatkan bimbingan dari para mentor untuk membantu mempersiapkan mereka melamar ke universitas impian. 

Kami berharap dapat mengatasi hambatan terbesar yang dihadapi calon mahasiswa Indonesia dalam melamar ke universitas di luar negeri, yaitu kurangnya informasi dan inspirasi. Saat diharuskan mengambil tes-tes seperti TOEFL, GMAT, atau GRE, menulis esai, atau menyertakan surat rekomendasi, banyak yang masih bertanya-tanya dan memerlukan bimbingan dari orang Indonesia lain yang telah berhasil melalui proses aplikasi tersebut dengan sukses. Sistem pendidikan formal di Indonesia memang tidak diarahkan untuk mempersiapkan lulusannya berkuliah ke luar negeri. Ada banyak institusi lain yang bisa memberikan bimbingan tapi dengan mengenakan biaya yang tidak sedikit, sampai ribuan dolar.

Read more...

 

Tim FSH UIN Jakarta Juara I Debat HTN

Gedung FSH, BERITA UIN Online—Tim Debat  Hukum Tata Negara Fakultas Syari’ah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta kembali menorehkan prestasi nasional sebagai juara I  pada acara Lomba Debat Hukum Tata Negara (HTN) di Universitas Padjajaran (Unpad) pada 13  April 2014.

Untuk menjadi juara I, tim yang terdiri atas  Novita (Prodi Ilmu Hukum), Rajiev (Prodi Ilmu Hukum) dan Triesna (Prodi Perbandingan Madzhab Hukum) harus beradu argumen dan dalil hukum dengan sengit  melawan tim Universitas Hasanuddin (Unhas) pada babak final.

Read more...

 
Salam Dekan

PASSPORT

Setiap saat mulai perkuliahan, saya selalu bertanya kepada mahasiswa berapa orang yang sudah memiliki pasport. Tidak mengherankan, ternyata hanya sekitar 5% yang mengangkat tangan. Ketika ditanya berapa yang sudah pernah naik pesawat, jawabannya melonjak tajam. Hampir 90% mahasiswa saya sudah pernah melihat awan dari atas. Ini berarti mayoritas anak-anak kita hanyalah pelancong lokal.

Maka, berbeda dengan kebanyakan dosen yang memberi tugas kertas berupa PR dan paper, di kelas-kelas yang saya asuh saya memulainya dengan memberi tugas mengurus pasport. Setiap mahasiswa harus memiliki “surat ijin memasuki dunia global.”. Tanpa pasport manusia akan kesepian, cupet, terkurung dalam kesempitan, menjadi pemimpin yang steril. Dua minggu kemudian, mahasiswa sudah bisa berbangga karena punya pasport.

Setelah itu mereka bertanya lagi, untuk apa pasport ini? Saya katakan, pergilah keluar negeri yang tak berbahasa Melayu. Tidak boleh ke Malaysia, Singapura, Timor Leste atau Brunei Darussalam. Pergilah sejauh yang mampu dan bisa dijangkau.

“Uang untuk beli tiketnya bagaimana, pak?”

Saya katakan saya tidak tahu. Dalam hidup ini, setahu saya hanya orang bodohlah yang selalu memulai pertanyaan hidup, apalagi memulai misi kehidupan dan tujuannya dari uang. Dan begitu seorang pemula bertanya uangnya dari mana, maka ia akan terbelenggu oleh constraint. Dan hampir pasti jawabannya hanyalah tidak ada uang, tidak bisa, dan tidak mungkin.

Lebih Lanjut

Visitor
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday510
mod_vvisit_counterYesterday647
mod_vvisit_counterThis week2363
mod_vvisit_counterLast week4498
mod_vvisit_counterThis month1858
mod_vvisit_counterLast month25975
mod_vvisit_counterAll days1152187

We have: 300 guests online
Your IP: 23.22.248.240
 , 
Today: Sep 03, 2014
Panduan Akademik
Download Buku-buku Pedoman Akademik
Feedback
Beasiswa
Peluang Karir